Arsip Kategori: Liga Champion

Liga Champions, Kompetisi Tersulit Di Dunia

Bos Sevilla, Unai Emery, menegaskan bahwa keikutsertaan timnya di ajang Liga Champions bukan sekedar menjadi pelengkap. Mereka ingin berbicara lebih banyak di kompetisi paling elit Eropa tersebut.

Kepada harian Marca, pelatih yang sukses membawa Sevilla menjadi jawara di ajang Liga Europa itu mengatakan bahwa kompetisi adalah yang paling membuatnya bahagia saat pertama kali menginjakkan kaki di Ramon Sanchez Pizjuan.

“Bermain di sini (Liga Champions) adalah hal yang membuat saya bahagia saat pertama kali mendarat di Sevilla,” ujar Emery. “Saya sudah memperbarui kontrak jadi saya ingin melanjutkan tugas saya sebagai pelatih di klub ini,” imbuhnya.

“Ini sungguh luar biasa, ini adalah kompetisi yang sulit, atraktif dan kompetitif. Itu akan menjadi tuntutan tersendiri bagi kami.” tutupnya.

Klub berjuluk Palanganas itu merupakan salah satu dari lima tim perwakilan Spanyol yang berlaga di Liga Champions musim ini. Selain Sevilla, ada tim-tim seperti Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid dan Valencia.

Scholes Minta Bale Tunjukkan Kelasnya di Madrid vs Juventus

Bintang Real Madrid, Gareth Bale harus bisa lepas dari kawalan para pemain belakang Juventus, di semifinal Liga Champions dini hari nanti.

Hal tersebut merupakan pendapat dari legenda Manchester United, Paul Scholes, yang ingin bintang Wales tersebut tampil bagus untuk membantu Los Blancos mengejar ketertinggalan 1-2 dari Bianconeri secara agregat di Bernabeu nanti.

“Kami hanya ingin melihat ia bermain lebih positif. Kami tahu talenta yang ia punya. Kecepatan dan kekuatan yang ia punya. Pekan lalu ia terlihat tidak percaya diri. Ia terus membuang-buang bola,” jelas Scholes pada ITV.

“Hal tersebut mudah untuk bek Italia. Jika ia melakukan hal tersebut besok, mereka akan menyukai itu. Mereka bakal bisa mengatasinya sepanjang waktu. Saya ingin melihat ia bermain lebih positif. Lewati lawan, lakukan tembakan ke arah gawang,” pungkasnya.

Pesan Misterius Guardiola untuk Messi

Apakah yang pesan yang disampaikan oleh Josep Guardiola pada Lionel Messi? Pertanyaan itu yang mungkin muncul di benak sebagian penggemar sepakbola, yang menyaksikan pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern Munchen dan Barcelona dini hari tadi.

Pep memang terlihat mendatangi Leo Messi begitu babak pertama selesai, di mana kala itu Bayern tertinggal 1-2, dan membuat sang pemain tersenyum. Menurut laporan yang diturunkan oleh Mundo Deportivo, Guardiola memberikan pujian pada sosok berjuluk La Pulga tersebut.

Hal ini menarik , karena sebelum pertandingan leg pertama antara Barcelona dan Bayern di Camp Nou, Messi sempat mengatakan ia tidak pernah lagi menghubungi Guardiola, semenjak sang manajer hengkang dari Camp Nou di tahun 2012.

Masih dari laporan yang sama, Guardiola kala itu diyakini mengatakan kalimat singkat pada Messi, yang kurang lebih memiliki makna: “Semua sudah berakhir, pertandingan ini menjadi milikmu.”

Barca Favorit di Final Liga Champions

Josep Guardiola tak ragu mengatakan Barcelona sebagai tim yang amat difavoritkan untuk merebut tiga gelar juara sekaligus di akhir musim kompetisi kali ini.

Guardiola baru saja melihat timnya, Bayern Munchen, disingkirkan oleh raksasa Catalan dengan skor 3-5 secara agregat di semifinal Liga Champions dini hari tadi. Eks pelatih Blaugrana tersebut lantas tak ragu memberikan pujian pada kubu Luis Enrique, yang menurutnya berpeluang menyapu bersih semua gelar juara di musim ini.

“Ketika melawan Barcelona, anda tidak hanya harus mengambil bola dari mereka, anda juga harus menderita. Saya harus memberi selamat pada Barcelona,” jelas Guardiola pada reporter.

“Barcelona kini sedang unggul di La Liga. Mereka juga masuk final Copa del Rey. Saya yakin mereka bakal bisa bermain dengan bagus di final Liga Champions nanti,” pungkasnya.

Carvajal Minta Madrid Hindari Salah Umpan

Dani Carvajal berharap Real Madrid tak membuat kesalahan sekecil apapun, terutama dalam hal mengumpan bola kala melawan Juventus di leg kedua semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (14/05).

Di laga leg pertama lalu, Juve berhasil menang dengan skor tipis 2-1 atas Madrid. Performa pasukan Massimiliano Allegri itu apik, terutama di barisan lini tengahnya. Hal itu juga didukung dengan performa menawan dari barisan depan mereka yang dihuni Carlos Tevez dan Alvaro Morata.

Carvajal pun berharap di laga leg kedua nanti timnya bisa membalas kekalahan tersebut. Namun, agar bisa memenuhi target tersebut, ia meminta rekan-rekannya agar tampil sesempurna dan sesabar mungkin. Ia tak mau ada kesalahan sekecil apapun, terutama dalam hal mengumpan bola. Sebab, Juve bisa mengancam dalam situasi serangan balik.

“Kami harus belajar dari laga di Turin. Mereka menciptakan bahaya bagi kami. Jika kami tetap tenang, bersabar dan menekan mereka, maka laga akan berada dalam kontrol kami. Kami tak boleh membuat kesalahan dalam mengumpan di situasi yang sederhana. Hal itu bisa memberikan mereka nafas kehidupan,” seru Carvajal seperti dikutip Marca.

Tips Collina untuk Wasit Euro 2012

BERITA BOLA – Wasit terus menjadi sorotan dalam pertandingan sepak bola belakangan ini. Jelang Euro 2012, mantan wasit yang amat disegani, Pierluigi Collina, pun memberikan masukan untuk para pengadil yang akan mengemban tugas penting di Ukraina dan Polandia, Juni nanti.

Setelah mundur dari dunia sepakbola pada tahun 2005, Collina saat ini menjadi Ketua Komite Wasit UEFA. Pria yang pernah menjadi wasit terbaik dunia selama enam tahun beruntun itu lalu mengungkapkan bagaimana pentingnya peran 12 wasit saat memimpin partai panas di lapangan hijau.

Collina sangat meminta para wasit untuk mengantisipasi segala hal yang akan terjadi. “Wasit harus memprediksi, dia harus tahu apa yang akan terjadi satu detik kemudian,” ujarnya di situs BERITA BOLA UEFA.

“Itu adalah langkah terbaik sebelum membuat suatu keputusan. Jika Anda terkejut akan suatu hal, maka Anda kemungkinan besar akan salah,” tutur pria yang terkenal dengan kepala plontosnya itu.

“Jika Anda tahu apa yang akan terjadi, Anda akan siap. Karena itu Anda bisa membuat keputusan yang tepat. Jadi inilah yang bisa membuat perbedaan,” lanjut Collina.

Wasit belakangan acap kali dituduh sebagai biang kekalahan suatu tim karena keputusan yang diambil dinilai kerap merugikan satu pihak. Karena itu, belakangan teknologi terus didorong agar mulai masuk lapangan hijau.

Terakhir, wasit Martin Atkinson menuai protes keras saat mengesahkan gol gelandang Chelsea, Juan Mata, pada perempat-final Piala FA melawan Tottenham Hotspur awal bulan lalu. Padahal dalam tayangan ulang jelas-jelas terlihat bola belum mendekati garis gawang sama sekali.

Bursa Taruhan Unggulkan Die Roten

Jakarta – Final Liga Champions musim mempertemukan klub Jerman Bayern Munich dengan wakil Inggris Chelsea. Bursa taruhan untuk sementara mengunggulkan Die Roten.

Dari tiga rumah judi besar di Eropa, sampai berita ini diturunkan, Kamis (26/4/2012) pagi WIB, semuanya menempatkan Bayern di atas Chelsea, yaitu William Hill, Ladbroke, dan Bwin.

Bayern lolos ke final setelah mendepak Real Madrid di semifinal lewat adu penalti di Santiago Bernabeu tadi malam. Sehari sebelumnya Chelsea juga menyingkirkan klub Spanyol, Barcelona, dengan skor agregat 3-2.

Bagi Bayern ini adalah finalnya yang kesembilan, atau yang kedua dalam dua tahun terakhir. Di 2010 mereka kalah dari Inter Milan.

Sedangkan Chelsea, final yang akan dilakoninya pada 19 Mei mendatang ini adalah yang kedua dalam sejarah mereka. Ketika menjalani final pertamanya di tahun 2008, The Blues kalah adu penalti dari rivalnya di Inggris, Manchester United.

Final tahun ini digelar di Stadion Allianz Arena, Jerman, yang merupakan markas Bayern Munich.

Puyol Klaim Barcelona Layak Menang

BERITA BOLA – Kapten tim Barcelona, Carles Puyol enggan menerima kekalahan 0-1 timnya dari Chelsea, Rabu 18 April 2012 atau Kamis dini hari waktu Indonesia. Bek senior Spanyol itu mengklaim Barca layak meraih hasil sempurna di laga leg 1 semifinal Liga Champions tersebut.

Pada laga di Stamford Bridge, markas Chelsea, gol tunggal Didier Drogba di saat injury time babak I tak mampu terbalaskan hingga akhir laga. Padahal, tak sedikit peluang yang diciptakan Lionel Messi dan kawan-kawan. Sayangnya tak satupun yang berhasil menjebol gawang Petr Cech.

Sah saja jika Puyol kecewa ketika harus membawa pulang kekalahan dari London. “Menurut saya, kami layak memenangi laga ini,” ujarnya seperti dikutip dari situs BERITA BOLA Barcelona, Kamis 19 April 2012.

Puyol pun bertekad membalas kekalahan tersebut di laga penentuan, pada 24 April mendatang. Satu keuntungan besar bagi Barcelona yang akan tampil di hadapan ribuan publik Catalan di Camp Nou.

“Kami akan bangkit di Camp Nou setelah kekalahan hari ini. Kami butuh bantuan fans untuk bisa mencapai babak final di Munich nanti,” tuturnya, mengingat Barca wajib menang dengan selisih minimal dua gol untuk mengamankan tiket ke final.

Senada dengan sang kapten, kiper Barcelona, Victor Valdes pantang mengendurkan semangat. Ia begitu yakin timnya mampu menyingkirkan Chelsea di semifinal seperti pada 2009 lalu.

“Kami masih punya kesempatan 90 menit untuk membuktikan bahwa kami layak berlaga di final. Kami akan menciptakan peluang dan tetap bekerja keras seperti hari ini. Yang jelas, kami harus berusaha memenangi laga leg 2 nanti,” papar kiper berkepala plontos itu.